Thursday, 16 February 2017

Memahami Dasar dalam Memasarkan Produk dalam Berwirausaha

Memasarkan produk
Pemasaran sebagaimana didefinisikan oleh philip kotler, adalah serangkaian kegiatan manusia yang ditujukan untuk memperlancar serta menyempurnakan pertukaran.
Definisi lain dikemukakan oleh D.W Foster, pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan – kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang atau jasa yang memuaskan kebutuhan, baik kepada pembeli yang ada maupun kepada pembeli yang potensial.
Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pemasaran merupakan usaha untuk menciptakan dan mengarahkan suatu standar kehidupan masyarakat. Adapun hal – hal yang dilakukan perusahaan dalam kegiatan pemasaran produk sebagai berikut.

Melaksanakan Penelitian untuk Calon Pembeli
Penelitian untuk calon pembeli adalah suatu kegiatan yang sistematis dengan tujuan untuk mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data – data yang bersangkutan dengan berbagai macam masalah pembeli dalam membeli hasil produk perusahaan.
Pelaksanaan penelitian untuk calon pembeli dapat dilakukan dengan cara observasi, eksperimen, survei dan wawancara. Penelitian untuk calon pembeli ini, menitikberatkan pada hal – hal berikut.
a. Jenis barang yang disukai atau disenangi calon pembeli
b. Manfaat barang yang disukai oleh calon pembeli
c. Model barang yang disenangi calon pembeli
d. Kualitas barang yang dapat memuaskan calon pembeli
e. Harga barang yang relatif murah untuk calon pembeli
f. Pendistribusian barang yang cepat dan tepat waktu
g. Pelayanan yang baik dan memuaskan calon pembeli


Segmentasi Pasar
Pada hakikatnya, perusahaan tidak akan mampu melayani seluruh pelanggan, terlebih ditambah dengan keberadaan para pesaing yang mempunyai posisi lebih baik di pasar tertentu. Oleh karena itu perusahaan akan cenderung memilih bagian pasar yang paling efektif (menguntungkan) untuk dimasuki.
Untuk memilih bagian pasar yang dianggap paling efektif, perusahaan memiliki pola pikir dalam tiga tahap berikut.
a. Pemasaran massal (mass production)
Pada tahap ini perusahaan memproduksi satu jenis produk serta mendistibusikannya secara besar – besaran dengan alasan harga pokok dan harga jual yang rendah sehingga memiliki pasar potensial yang paling besar.
b. Pemasaran anek produk (product differentiated marketing)
Pada tahap ini perusahaan memproduksi dua atau lebih jenis produk yang masing – masing berlainan dalam hal ukuran, mode, kualitas, dan sebagainya. Hal ini ditujukan untuk memikat segmen – segmen pasar yang berbeda.
c. Pemasaran sasaran (target marketing)
Pada tahap ini, pasar mulai dipisahkan secara jelas ke dalam banyak segmen pasar, kemudian memilih satu lebih segmen, memproduksi dan mengembangkannya dengan bantuan pemasaran yang dirancang khusus untuk setiap segmen dengan alasan untuk memenuhi selera konsumen.

Pemasran sasaran ini mencakup tiga langkah sebagai berikut.
1) Segmentasi pasar (market segmentation) yaitu usaha pemisahan pasar pada kelompok – kelompok pembeli menurut jenis produk tertentu dengan bauran pasar tertentu.
2) Menetapkan pasar sasaran (market targeting) yaitu kegiatan menilai dan memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki.
3) Penempatan product (product positioning) yaitu kegiatan merumuskan penempatan produk dalam persaingan dan menempatkan bauran pemasaran yang terperinci.


Menetapkan Jenis Kuantitas Barang
Penentuan jenis – jennis barang yang akan diproduksi berdasarkan atas pertimbangan adanya pengaruh dari kombinasi produk terhadap keuntungan, selera, dan keinginan konsumen. Dalam hal ini perusahaan dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi dan selera konsumen yang senantiasa berubah – ubah. Selain itu, perusahaan – perusahaan juga harus meningkatkan kualitas barang dengan tetap mempertimbangkan pasar sasaran dari segmen tertentu serta strategi para pesaingnya.

Menetapkan Harga Penjualan
Tujuan perusahaan menetapkan harga penjualan barang adalah sebagai berikut.
a. Mendapatkan pasar
b. Mendapatkan laba maksimum
c. Memanfaatkan keuntungan
d. Mempromosikan barang
e. Mencapai tingkat hasil penerimaan penjualan barang

Adapun sasaran dalam menetapkan harga penjualan barang daganga anatara lain : 
a. Mencapai target laba investasi
b. Memaksimalkan laba
c. Meningkatkan penjualan barang dagangan
d. Mempertahankan bagian pasar
e. Menstabilkan harga barang dagangan
f. Menangkal persaingan

Menyusun Strategi Penjualan
Menyusun strategi penjualan merupakan hal yang harus dilakukan oleh perusahaan, karena dengan menyusun strategi penjualan maka perusahaan secara tetap akan dapat :
a. Mempertahankan kesetiaan pelanggan dalam membeli barang dagangan
b. Memikat dan menarik para pelanggan baru
c. Menguasai pasaran barang
d. Menguntungkan perusahaan
e. Meningkatkan penghasilan

Dalam penyusunnya, perusahaan harus memperhatikan hal – hal berikut
a. Masalah yang berkaitan dengan strategi penjualan yang akan disusun
b. Data dan fakta penjualan barang dagangan
c. Kebutuhan dan keinginan para konsumen terhadap barang dagangan


Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa menyusun strategi penjualan pada dasarnya adalah sebagai berikut.
a. Upaya untuk meningkatkan penghasilan
b. Upaya untuk meningkatkan atau mempertahankan kelangsungan usaha perusahaan
c. Memilih segmen yang potensial
d. Membuat program penjualan yang mantap
e. Menetapkan para tenaga pemasaran dan penjualan yang potensial
f. Mencari dan menetapkan cara, metode, dan teknik pelaksanaan penjualan

Adapun proses penyusunannya adalah sebagai berikut.
a. Memperkirakan keadaan pasar, konsumen, kebijakan pemerintah, produk atau barang, dan para pesaing.
b. Menetapkan sasaran penjualan barang yang diinginkan
c. Menyusun program penjualan barang dagangan
d. Menyusun jadwal kegiatan penjualan barang dagangan
e. Menyusun anggaran belanja untuk setiap kegiatan penjualan barang dagangan
f. Adanya penafsiran kebijaksanaan dan keputusan dalam barang dagangan
g. Adanya pengendalian dan pengawasan dalam pelaksanaan penjualan barang dagangan

Pelakasanaan pemasaran Produk
Dalam pemasaran produk, dikenal empat pilihan strategi pemasaran produk sebagai berikut.
a. Penetrasi pasar adalah strategi pemasaran untuk tetap bertahan pada produk semula, tetapi penjualannya diperbanyak.
b. Pengembangan produk adalah strategi yang dilakukan dengan adanya pembaruan atau memproduksi produk baru, akan tetapi pasar tetap seperti semula,
c. Perluasan pasar adalah tetap pada prosuk seperti semula tetapi pasarnya diperluas
d. Diversifikasi adalah strategi pemasaran dengan membuat produk baru dan pasar yang baru.

Adapun pelaksanaannya harus memperhatikan beberapa hal berikut.
a. Pelaksanaan pemasaran pada usaha perdagangan eceran
Seorang wirausaha sebagai pemilik perusahaan yang memasarkan produk di bidang perdagangan eceran, harus memerhatikan hal – hal berikut.
1) Pengetahuan tentang calon pembeli dan jumlah para pesaing usahanya
2) Mempunyai karyawan yang terlatih dan terampil serta dapat memperlakukan pelanggan atau pembeli sebagai raja.
3) Mengetahui produk apa yang paling laku atau sedang digandrungi para konsumen
4) Mengusahakan letak atau tempat usaha atau lokasi yang strategis dan mudah dicapai konsumen atai pembeli 
5) Mengadakan promosi seperti beriktu.
  • Membuat papan reklame yang menarik dan memberikan potongan harga untuk prduk tertentu
  • Menawarkan produk dengan sapaan simpatik dan pelayanan yang memuaskan bagi para konsumen atau pembeli
  • Memberi hadiah khusus kepada konsumen atau pembeli
  • Mengedarkan daftar produk berikut gambarnya, kegunaanya dan harga yang ditawarkan dari rumah ke rumah.
  • Mengadakan pameran keliling dengan mobil
  • Menyelipkan daftar harga pokok dan penawaran khusus pada setiap pembungkusnya
  • Memasang iklan pada TV, Radio, majalah, dan surat kabar

b. Pelaksanaan pemasaran pada usaha Jasa
Upaya – upaya peningkatan dalam pemasaran bidang usaha jasa antara lain sebagai berikut.
1) Menyebarkan pamflet untuk memberi informasi tentang jasa yang ditawarkan.
2) Memasang papan merek atau logo yang mencolok, menarik, dan dapat dibaca dari kejauhan
3) Memasang lampu yang terang dan berwarna – warni
4) Melayani konsumen atau pembeli dengan menyenangkan
5) Mengadakan demonstrasi cara pembuatan bidang usaha jasa
6) Memberi hadiah khusus kepada pembeli atau pelanggannya
7) Mengirimkan kartu lebaran atau tahun abri kepada pelanggan yang diketahui alamatnya.
8) Memberi potongan harga khusus kepada para pelanggannya

c. Pelaksanaan pemasaran pada usaha pembuatan produk
Wirausaha sebagai pemilik perusahaan, dalam memproses produknya harus dilengkapi dengan pengetahuan mengenai pasar dan pemasaran produk secara tepat. Agar berhasil dalam memasarkan produknya, maka seorang wirausaha harus dapat menjawab pertanyaan – pertanyaan sebagai berikut.
1) Siapa saja dan berapa jumlah calon pembeli produk? Di mana calon pembeli produk berada ?
2) Bagaimana erkembangan dan pergeseran selera atau minat konsumen atau pembeli terhadap produk apakah meningkat menurun atau tetap?
3) Siapa, dan berapa serta dimana pesaing dan calon pesaing ? apa keistimewaan pesaing yang usahanya sama?
4) Bagaimana kemampuan perusahaan, apakah berkembang menurut metode dan teknik baru di dalam proses pembuatan produknya? Bagaiamana kemampuan dan keahlian para karyawan perusahaan dalam melaksanakan pembuatan produknya?
5) Bagaimana perkembangan proses pembuatan produk yang dikelolanya selama ini ?
6) Bagaiaman pembungkusan produk selama ini, apakah cukup aman, menarik, dan harganya relatif ringan ?
7) Bagaimana kerja sama antara perusahaan dan penyalur selama ini, apakah lancar ?

Artikel Terkait