Monday, 23 January 2017

Memahami cara Pengelolaan fasilitas dan bahan baku produksi

 Pengelolaan fasilitas dan bahan baku produksi



Menjalankan usaha baik kecil ataupun besar, sobat perlu mengetahui beberapa dasar pemahaman tentang berwirausaha salah satunya adalah tentang mengelola fasilitas serta bahan baku produksi yang sangat berperan penting dalam menjalankan usaha. sobat tidak mau kan mengalami kerugian karena kurangnya pemahaman hal mendasar seperti ini ? nah IMYID kali ini akan memberikan materi lengkap tentang pengelolaan fasilitas dan bahan baku produksi yang akan bermanfaat untuk sobat yang akan terjun dalam dunia wirausaha.
Pengelolaan fasilitas dan bahan baku merupakan kegiatan yang sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap kelancaran dan mutu produk.oleh karena itu harus dilakukan pengelolaan yang tepat. Adapun kegiatan pengelolaan tersebut dimulai dari pengadaan, pengaturan sampai dengan pengendalian fasilitas dan bahan baku.

1. Pengadaan Fasilitas dan Bahan Baku
Fasilitas dalam hal ini merupakan kemudahan-kemudahan yang dapat dimanfaatkan untuk perkembangan usaha dimasa yang akan datang, diantaranya sebagai berikut.

a. Peraturan pemerintah yang mengatur hak dan kewajiban wirausaha
b. Kemudahan dalam kebutuhan tenaga kerja
c. Kemudahan dalam transportasi
d. Kemudahan akan tenaga listrik, air, dan telepon
e. Kemudahan dalam surat izin usaha
f. Kemudahan dalam kebutuhan bahan baku
g. Kemudahan dari dukungan masyarakat setempat
h. Kemudahan ketika pengurusan pajak

Adapun bahan merupakan unsur yang melekat dan secara langsung terlibat pada produk yang bersangkutan. Bahan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu bahan baku dan bahan pembantu. Bahan baku adalah bahan yang diolah atau diproses menjadi produk jadi, sedangkan bahan baku adalah bahan yang menjadi tambahan dan hanya bersifat untuk melengkapi.
Bahan baku dalam hal ini mengacu pada tangible input yang digunakan dalam proses produksi. Bahan baku dapat bersumber daya alam atau dalam konteks industri yang memerlukan bahan mentah dan komponen yang langsung digunakan. Berikut ini pengadaan bahan baku yang dibutuhkan perusahaan.

a. Bahan baku untuk perusahaan produksi
b. Bahan baku setengah jadi
c. Bahan pembantu untuk proses produksi
d. Bahan pengemas produk

Pengadaan bahan baku tentunya tidak terlepas dari aspek-aspek yang melatarbelakanginya, antara lain :

a. Sumber air dan listrik
b. Sumber tenaga kerja dan bahan baku
c. Jalan dan transportasi
d. Sumber penunjang lainnya

2. Pengaturan Fasilitas dan Bahan Baku
Pengaturan letak fasilitas produksi barang dan jasa seperti mesin-mesin dan peralatan merupakan satu bagian dari sistem produksi. Letak fasilitas produksi barang dan jasa mempunyai pengaruh langsung terhadap produktivitas perusahaan. Oleh karena itu susunan dari mesin-mesin dan peralatan produktivitas harus dapat menunjang pelaksanaan proses produksi dengan baik sehingga memperlancar produktivitas usaha perusahaan.
Penyusunan kebutuhan peralatan yang akan dibeli atau disediakan perlu mempertimbangkan hal-hal berikut.

a. Kegunaan dari peralatan yang diperlukan
b. Kebutuhan dari peralatan
c. Biaya atau harga dari peralatan yang akan dibeli
d. Efisiensi dan efektivitas
e. Kemudahan dalam pemeliharaannya
f. Keawetan dari peralatan yang digunakan

Hal yang paling penting adalah pengaturan tempat kegiatan usaha, yang prosedur pengaturannya adalah sebagai berikut.

a. Membuat tempat kegiatan usaha yang lebih baik
b. Memberikan pengawasan yang lebih baik
c. Membuat adanya penghematan didalam biaya pemeliharaan
d. Membuat adanya koordinasi yang lebih baik

Demi menunjang kelancaran usaha perusahaan, maka kelengkapan sarana dan prasana harus diperhatikan. Dalam hal ini kelengkapan sarana dan prasarana diharapkan dapat menghemat biaya dan menambah efisiensi dalam menyelesaikan pekerjaan. Adapun faktor-faktor yang pelu dipertimbangkan dalam pengaturan kelengkapan sarana dan prasarana antara lain :

a. Kelengkapan sarana dan prasarana harus menghemat ruan atau tempat
b. Kelengkapan sarana dan prasarana harus meningkatkan produktivitas usaha
c. Kelengkapan sarana dan prasarana harus dapat dipindah-pindahkan
d. Kelengkapan sarana dan prasarana harus bebas dari resiko kebakaran
e. Kelengkapan sarana dan prasarana harus benar-benar berfungsi dalam usaha

3. Pengendalian Fasilitas dan Bahan Baku
Setelah pengadaan dan fasilitas dan bahan baku, selanjutnya perusahaan perlu melakukan pengendalian agar produktivitas usaha perusahaan berjalan lancar.
Pengendalian dalam hal ini, lebih ditekankan pada perawatan dan pemeliharaan fasilitas (sarana dan prasarana) sebagai penunjang dalam proses produksi serta ketersediaan bahan baku secara cukup. Dapat dibayangkan jika bahan bakunya tidak ada atau tidak mencukupi, tentunya akan menghambat proses produksi. Oleh karena itu, kecukupan persediaan bahan baku sangat dipelukan oleh perusahaan. Akan tetapi jika persediaan bahan baku terlalu banyak bukan berarti akan menguntungkan perusahaan, karena hal itu akan menambah biaya-biaya persediaan dan pemeliharaan yang harus ditanggung perusahaan. Untuk dapat mengendalikan jumlah persediaan bahan baku kiranya perlu memperhatikan besarnya kebutuhan perusahaan terhadap bahan baku tersebut.

Nah sobat, itulah materi tentang Pengelolaan fasilitas dan bahan baku produksi, semoga materinya bermanfaat untuk sobat. apabila sobat perlu dengan file doc tentang materi Pengelolaan fasilitas dan bahan baku produksi, sobat dapat mendownloadnya di bawah ini :
Related search : bagaimana cara mengelola bahan dan fasilitas?

Artikel Terkait