Sunday, 29 January 2017

Belajar Arti dan hubungan antara Qada dan Qadar

Arti Qada dan Qadar – Qada dan Qadar adalah rahasia Allah swt. yang tidak ada satu makhluk pun yang mengetahui rahasia itu, termasuk para Rasul dan Malaikat. Seluruh perjalanan makhluk di dunia ini telah ditetapkan oleh Allah swt. tanpa kecuali, termasuk kehidupan manusia. Namun demikian, bukan berarti seorang manusia pasrah dengan hidupnya, karena ada hal – hal yang dapat diubah dengan ikhtiarnya. Untuk hal – hal yang tidak dapat dia ubah, seperti kematian, manusia masih dapat mengikhtiarinya sehingga kematiannya khusnul khatimah.


Arti Qada dan Qadar
Qada berasal dari bahasa arab yang berarti memutuskan atau sebuah keputusan. Sedangkan pengertian istilah qada yaitu ketetapan yang diberikan oleh Allah kepada manusia sejak zaman Azali. Arti qadar yaitu ukuran atau ketentuan mengenai sesuatu. Menurut arti istilah yaitu ketentuan atau ketetapan yang ditetapkan oleh Allah yang telah terjadi atau dengan kata lain kenyataan yang telah terjadi atau telah berlaku atas qada Allah swt. Qada disebut juga dalam Al-Qur’an yang memili arti sebagai berikut.
1. Qada berarti ketetapan – ketetapan, sesuai Q.S Al-Ahzab: 36
2. Qada berarti perintah (Q.S. Al-Isra’: 2)
3. Qada berarti ketentuan – ketentuan, (Q.S. Al-An’am: 2)
4. Qada berarti menciptakan. (Q.S. Al-Baqarah: 117, Ali ‘Imran: 47, Al-Mukmin: 68, Maryam: 36)

Baca juga : Ayat - ayat menenai pengembangan IPTEK dalam kehidupan sehari - hari

Hubungan antara Qada dan Qadar
Allah swt. dalam menetapkan atau menakdirkan segala sesuatu dalam dua cara, yaitu:
1. Memberikan qudrah atau kekuatan kepada segala sesuatu.
2. Membuat segala sesuatu dengan ukuran tertentu dan dengan cara tertentu menurut kebijaksanaan.
Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa qada adalah ketentuan atau ketentuan atau ketetapan Allah sejak zaman Azali (atau zaman sebelu sesuatu itu ada di alam dunia) tentang makhluk yang menyangkut baik baruk, senang susah, manfaat dan mudarat, sehat dan sakit, serta berbagai macam bentuk nasib lainnya. Qadar merupakan ketentuan atau ketetapan Allah yang telah berlaku untuk menjadi dasar alam semesta ini, dan telah menjadi undang – undang alam atau sunatullah yang abadi serta berlaku untuk segala sesuatu, termasuk benda – benda angkasa, dunia, tumbuhan, hewan, dan makhluk hidup lainnya termasuk manusia. Allah swt. berfirman dalam Q.S. Al-Qamar Ayat 49.

إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ 
Artinya:
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan segala sesuatu menurut qadar (ukuran)”

Ayat di atas memberikan isyarat bahwa setiap ciptaan Allah swt. terdapat ukuran atau hukum yang mengaturnya, sehingga segala sesuatu itu dapat bergerak sesuai dengan ukuran itu. Menurut para ahli, bahwa qadar dalam Al-Qur’an itu adalah undang – undang Allah yang universal, bergerak di alam semesta ini dan luasnya meliputi matahari, bulan, bintang, bumi, langit serta segala isinya, sehingga karena adanya undang – undang ini benda tersebut tidak saling bertabrakan. Dengan memerhatikan uraian di atas, tampak jelas mengenai hubungan antara qada dan qadar. Qada menyangkut keputusan atau kemauan Allah, sedangkan qadar menyangkut undang – undang yang terdapat pada sesuatu yang diputuskan dan dikehendaki Allah swt.

Dalam kaitannya dengan qada dan qadar Allah, qada atau takdir dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu takdir mubram dan takdir mu’allaq.
1. Takdir mubram, yaitu ketetapan yang diberikan Allah kepada makhluk-Nya yang pasti terjadi dan tidak dapat diubah lagi walaupun dengan cara berusaha dan berikhtiar. Contoh kematian semua makhluk yang bernyawa.
2. Takdir mu’allaq, yaitu takdir yang masih dimungkinkan untuk diubah dengan cara berihtiar atau berusaha.

Setelah berusaha dengan sekuat tenaga, tentang berhasil atau tidaknya diserahkan kepada Allah swt., yaitu dengan bertawakal kepada-Nya
Related search : Arti surat Al-Qamar ayat 49, Arti Qada dalam alquran, Ayat alquran mengenai Qada dan Qadar, takdir di bagi menjadi dua yaitu .. , pengertian takdir mubram, pengertian takdir mu'allaq.

Artikel Terkait